Mengenal Produk

Mengenal Jenis-jenis Alat Pelindung Tangan!

Mari Mengenal Jenis-jenis Alat Pelindung Tangan!

Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja, setiap pekerja diwajibkan untuk menggunakan alat pelindung diri (APD). APD meliputi pakaian kerja, alat pelindung kaki, alat pelindung kepala, alat pelindung muka atau mata, alat pelindung telinga, alat pelindung badan, dan tentu saja alat pelindung tangan.

Penggunaan alat pelindung tangan ini berfungsi untuk meningkatkan efisiensi hasil pekerjaan dan melindungi tangan dari segala resiko yang dapat menyebabkan tangan terluka akibat pekerjaan, seperti terkena zat kimia atau akibat dari pekerjaan keras seperti pengelasan.

Di kesempatan ini, mari kita mengenal jenis-jenis alat pelindung tangan yang sesuai dengan standar APD.

 

1. Sarung tangan tangan kain standar / kombinasi

Sumber foto: bukalapak.com

Sarung tangan berbahan kain dibuat dengan banyak variasi. Mulai dari banyaknya komposisi benang penyusun hingga sarung tangan yang dilengkapi dengan dot atau titik plastik pada permukaan telapak tangan.

Ketebalan Sarung tangan kain biasa berpengaruh terhadap kenyamanan pengguna. Sedangkan sarung tangan yang dilengkapi dengan “dot” berfungsi untuk meningkatkan grip/ daya genggam tangan. Sarung tangan dot biasa digunakan pada pekerjaan yang membutuhkan daya genggam yang kuat. Misalkan saat menggunakan trowel, palu, dll.

 

 

 

2. Sarung tangan karet / latex.

Sumber foto: katalog.or.id

Keunggulan dari sarung tangan karet adalah tidak berpori. Sarung tangan jenis ini cocok digunakan untuk pekerjaan yang menggunakan bahan-bahan cairan kimia, terutama asam. Jenis sarung tangan ini juga banyak digunakan untuk aktivitas berkebun dan kegiatan membersihkan rumah sehari-hari.

 

 

 

 

 

3. Sarung tangan kulit.

Sumber foto: pengelasan.net

Sarung tangan kulit terbuat dari bahan kulit asli, sehingga sarung tangan ini memiliki keunggulan yang baik untuk terjaga dari panas benda maupun radiasi panas. Sarung tangan kulit ini banyak digunakan untuk pengelasan dan aktivitas-aktivitas lain yang memerlukan kontak dengan benda yang bersuhu panas seperti di peleburan logam.

 

 

 

 

Demikian artikel mengenai alat pelindung tangan. Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan Anda mengenai standar keselamatan kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *